Sabtu, 04 Februari 2012

Jawa Timur: 1/3 jumlah penderita kusta di Indonesia

Kusta
Kusta, penyakit yang disebabkan oleh mycobacterium leprae ini memiliki stigma negatif di masyarakat. Masyarakat menganggap penyakit kusta adalah penyakit kutukan sehingga penderita kusta atau Orang Yang Pernah Mengalami Kusta (OYPMK) dideskriminasikan di lingkungan masyarakat.

Sebenarnya stigma ini adalah salah, penyakit kusta bukanlah penyakit kutukan. Kusta tidak menurun, sehingga tidak benar opini bahwa kusta diturunkan ke anak dari orang tuanya. Kusta sama seperti penyakit kulit pada umumnya seperti panu, kadas, kurap. Yang membedakan adalah sensivitasnya sehingga orang-orang yang yang terkena kusta cenderung mengabaikan tindakan pengobatannya. Disisi lain, penyakit yang menyerang syaraf perifer dan kulit ini dapat menyebabkan kelumpuhan jika pengobatannya terlambat. Padahal obat-obatan untuk kusta maupun akibat kusta GRATIS dapat diperoleh dipuskesmas-puskesmas di Jawa Timur dengan tingkat keberhasilan membunuh mycobacterium leprae pada penderita mencapai 95%.

Penyakit kusta hanya dapat menular jika terjadi kontak dalam waktu yang lama, misalkan dalam keluarga. Oleh karena itu mendeskriminasikan penderita kusta atau Orang Yang Pernah Mengalami Kusta (OYMPK) karena alasan kutukan tidak dapat diterima. Bagaimanapun juga mereka adalah bagian dari masyarakat yang memiliki hak asasi seperti orang sehat pada umumnya.

Jawa Timur adalah penyumbang 1/3 penderita kusta di Indonesia, jauh lebih tinggi dibandingkan propinsi lain. Berpangku tangan dan menyerahkan masalah ini kepada pemerintah terkait atau Dinas Kesehatan tidak akan menyelesaikan masalah ini. Akan tetapi kepedulian dan peran aktif semua pihak lah yang dapat menyelesaikan masalah ini. Dengan hal-hal kecil, seperti menyebarluaskan pemahaman masyarakat tentang kusta dan menghapus stigma negatif terhadap penderita kusta dan OYMPK, kita membantu menyelesaikan masalah jumlah penderita kusta yang tinggi di Jawa Timur dan masalah diskriminasi saudara-saudara kita.

Sumber: Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur
oleh Khrisna Purwa Satyaka. (ijin share)


http://www.facebook.com/note.php?note_id=353754591302311

0 komen:

Posting Komentar